
CNC Innovations Wins Asia Automotive Innovation Excellence Award for Second Year
4th Asia Automotive Award Celebrates Industry Excellence

China Becomes First Foreign Investor in Indonesia’s New Capital

MATRADE Leads 150 Malaysian Organisations to Strengthen Trade Ties with China

New Zealand and Malaysia to Boost Bilateral Trade by 50% by 2030

China Becomes First Foreign Investor in Indonesia’s New Capital

MATRADE Leads 150 Malaysian Organisations to Strengthen Trade Ties with China

New Zealand and Malaysia to Boost Bilateral Trade by 50% by 2030

NGC Energy Introduces Gas Go Butane Canister for Versatile Energy Needs
NGC Energy launches Gas Go, a portable and reliable butane canister designed for everyday use and commercial applications.

CNC Innovations Wins Asia Automotive Innovation Excellence Award for Second Year
CNC Innovations Sdn Bhd secures consecutive recognition for its innovation in custom CNC billet vehicle parts.

4th Asia Automotive Award Celebrates Industry Excellence
The 4th Asia Automotive Award recognized outstanding contributions across Asia’s automotive sector.

亚罗士打仁爱专科医药中心向各界致谢,送上“佳节愉快”特别祝福
亚罗士打仁爱专科医药中心(Putra Medical Centre Alor Setar)在2024年超越了传统医疗服务的角色,通过不断创新和取得新的突破,稳固了其行业领先地位。这一年既传承了优良传统,又开创了许多“首次”的精彩篇章,让顾客和利益相关者感受到其变革性的魅力。作为源自吉打州的知名品牌,仁爱专科医药中心以清晰的使命为指引,重新定义目标,致力于推动预防保健、提升患者满意度、优化运营流程,并强化社区归属感。“佳节愉快”(Happy Holidays)活动充分体现了“团结”的精神。

PMC Responds to Flood Crisis with Medical Aid and Support
Putra Medical Centre (PMC) prioritizes patient care and staff support during Kedah’s flood crisis.

Solitario Opens First Malaysian Store, Expands into Southeast Asia
Luxury lab-grown diamond brand Solitario debuts in Kuala Lumpur, marking its Southeast Asian entry.

AKPK Recognizes Key Collaborators at 2023/2024 Awards Ceremony
Agensi Kaunseling dan Pengurusan Kredit (AKPK) celebrates collaboration for financial literacy at annual awards ceremony.
.png)
Belt and Road Initiative Promotes Green Development: Tsinghua University, Sarawak Government, and China Smart Energy Signed Strategic MoU
Under the witness of Datuk Amar Awang Tengah, Deputy Chief Minister of Sarawak, the Sarawak Government Investment and Trade Bureau and the China Smart Energy Industry Alliance formally signed a strategic cooperation memorandum in Sarawak, Malaysia.

Synergy ESCO Leads Malaysia's Green Future with Landmark Energy Savings
Synergy ESCO Malaysia’s initiatives save 530 million kWh, advancing the nation's sustainability goals.

Malaysia's Cradle Fund Honoured as Startup Ecosystem Star at SES 2024
Cradle Fund Sdn Bhd earns global recognition for its contributions to Malaysia's startup ecosystem at the 2024 Startup Ecosystems Awards.

AATPI Malaysia Partners with Pan-Disability Football Club to Promote Inclusive Sports
ATPI Malaysia collaborates with Pan-Disability Football Club, championing inclusive football across Malaysia.

Lotus KFM Records RM13.8 Million Revenue, Driven by Biomass Segment Contribution
Lotus KFM Bhd posts RM13.8 million revenue for Q4 2024, citing biomass segment contributions and steady core business performance.

HSBC to Exit Credit Card Business in Mainland China
HSBC Holdings Plc is withdrawing from its credit card operations in mainland China, according to a Reuters report citing unnamed sources.

Uniqlo Faces Boycott Calls in China Over Xinjiang Cotton Remarks
Casual wear brand Uniqlo is facing public backlash in China after its parent company’s CEO, Tadashi Yanai, stated that the brand does not source cotton from the Xinjiang region.

LBS Records RM164.5 Million Net Profit in Q3 2024
LBS Bina Group posts a fourfold increase in net profit for Q3 2024, driven by a one-off investment disposal gain.

Malaysia Drops 1MDB-Linked Charges Against Najib, Former Treasury Official
A Malaysian court drops 1MDB-related corruption charges against Najib Razak and Irwan Serigar Abdullah.

Korean Films Shift Release Dates to Dodge ‘Squid Game’ Season 2 Frenzy
Anticipating Squid Game Season 2’s impact, Korean filmmakers adjust schedules to balance cinema and streaming competition.

Thomson Hospital Introduces Advanced 3T MRI for Enhanced Diagnostic Care
Thomson Hospital Kota Damansara unveils cutting-edge 3T MRI technology to advance diagnostic precision and patient comfort.

TM's Net Profit Drops to RM465.03 Million for Q3 2024
Telekom Malaysia reports a dip in Q3 net profit amid competitive pressures.

Japanese PM Urges Biden to Approve Nippon Steel's US Steel Bid
Japanese Prime Minister Shigeru Ishiba has sent a letter to President Joe Biden, urging him to approve Nippon Steel’s proposed $15 billion acquisition of US Steel.

Perkuat Kolaborasi Panas Bumi Indonesia dengan Islandia di IIGCE 2024
Jakarta, Indonesia, September 2024 <br/>Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2024 ke-10 secara resmi dibuka di Jakarta oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pidatonya, Presiden menyoroti pentingnya untuk meningkatkan efisiensi dalam proses perizinan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), mengingat potensi besar energi terbarukan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. <br/>Ajang bergengsi ini menjadi tempat bertemunya berbagai pemangku kepentingan di sektor panas bumi dari seluruh dunia untuk membahas potensi panas bumi dalam pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia maupun global. Sebuah kebanggaan di tahun ini PT Rigsis Energi Indonesia dapat berkolaborasi dengan mitra dari Islandia diantaranya COWI, Verkis, ISOR, HD Technical Services, North Tech Drilling dan Iceland Drilling dalam booth Green by Iceland. <br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/d6359cf0-827b-4c02-0699-3a4d60c9dd00/public" alt="Kebersamaan di booth Green by Iceland oleh Rigsis, COWI, Verkis, ISOR, HD Technical Drilling, North Tech Drilling dan Iceland Drilling bersama Duta Besar Islandia untuk Indonesia (Ambassador Iceland)"/>Dalam acara ini, Duta Besar Islandia untuk Indonesia (Ambassador Iceland) turut hadir, menekankan pentingnya hubungan bilateral dalam upaya mengembangkan potensi energi panas bumi di Indonesia. Kehadiran Ambassador Iceland memberikan sinyal kuat bahwa kolaborasi ini tidak hanya melibatkan aspek komersial tetapi juga dukungan diplomatik dalam mempromosikan energi terbarukan. <br/>Pada kesempatan ini, dilakukan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara Kementerian ESDM dengan Kementerian Lingkungan, Energi dan Iklim (Ministry of the Environment, Energy and Climate) yang diwakili oleh Duta Besar Islandia untuk Indonesia (Ambassador Iceland) terkait kerja sama di bidang Energi Terbarukan untuk periode 2024 - 2029. Penandatanganan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah dan industri, khususnya dalam menghadapi tantangan energi global. <br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/7d3f343f-c25e-4483-f718-9b3f6c077500/public" alt="Penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara Indonesia dengan Islandia"/>Hal penting dalam keterlibatan PT Rigsis Energi Indonesia pada booth Green by Iceland adalah pertemuan khusus bersama dengan Duta Besar Islandia untuk Indonesia (Ambassador Iceland) dengan para pemangku kepentingan di sektor panas bumi. Pertemuan ini menegaskan hubungan diplomatik yang kuat antara Islandia dan Indonesia serta komitmen bersama mereka dalam memajukan industri panas bumi. <br/>Booth Green by Iceland menjadi pusat aktivitas dan diskusi. Pengunjung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan konsultasi yang ditawarkan oleh Rigsis dan mitra, serta untuk mencoba demonstrasi rig pengeboran panas bumi melalui virtual reality (VR) yang inovatif. Fitur interaktif ini memungkinkan pengunjung untuk mendapatkan pemahaman langsung tentang kompleksitas dalam operasi pengeboran panas bumi. <br/>Diskusi yang berlangsung di booth Green by Iceland banyak berfokus pada pemanfaatan panas bumi sebagai solusi energi yang ramah lingkungan, sekaligus menjawab kebutuhan energi yang terus meningkat serta mencari solusi dari permasalahan keteknikan dalam lingkup panas bumi. Para pakar dari Indonesia dan Islandia berbagi pengalaman dan pengetahuan, menciptakan dialog yang produktif untuk mempercepat pengembangan teknologi panas bumi. <br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/9e39925f-ae68-4dac-9b19-9f3026f56500/public" alt="Aktivitas diskusi di booth Green by Iceland"/>Kesuksesan diskusi ini tidak luput dari campur tangan COWI, Verkís, ISOR, HD Technical Services, North Tech Drilling, Iceland Drilling serta ThinkGeoEnergy atas presentasi yang mendalam tentang solusi yang efektif untuk penanganan berbagai permasalahan keteknikan di industri panas bumi. Pemaparan presentasi tersebut secara langsung maupun tidak langsung meningkatkan kesadaran tentang kemajuan panas bumi serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan dalam industri terkait. <br/>IIGCE 2024 bukan sekadar konvensi, lebih dari itu merupakan platform yang kuat untuk kolaborasi, pembelajaran, dan pertumbuhan masa depan. Dengan jaringan yang diperkuat dan visi yang jelas, Rigsis dan mitra siap mendukung perkembangan energi yang berkelanjutan demi pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia di masa mendatang. <br/>

Comprehensive Guide to Bitcoin Staking on Babylon via Bitrue APR Up To 2,3%
<a href="https://www.bitrue.com/price/BTC?cn=400103">Bitcoin (BTC)</a>, known as a store of value and the most prominent cryptocurrency, is evolving into a more dynamic financial asset. With the advent of Babylon, BTC holders now have an opportunity to stake their assets to earn rewards while bolstering the security of Proof-of-Stake (PoS) blockchain networks.<br/>In collaboration with Bitrue, Babylon offers an innovative platform for <a href="https://support.bitrue.com/hc/en-001/articles/22671439812505-Stake-Bitcoin-BTC">BTC staking</a>, allowing users to unlock the potential of their digital assets. Let’s dive into the key aspects of this partnership, how it works, and why it’s generating buzz in the crypto world.<br/>Staking BTC on Babylon via Bitrue<br/>Bitrue and Babylon enable users to stake Bitcoin seamlessly through a recently announced partnership. This collaboration enhances Babylon's adoption and provides Bitrue users with easy access to Bitcoin staking and its associated benefits.<br/>Benefits of Staking BTC on Bitrue<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/7c9780a5-1243-4c6b-16b4-551f19989000/public" alt="Rewards for stake BTC on Bitrue"/>There are many benefits of <a href="https://www.bitrue.com/babylon-bitcoin-staking?cn=310495">staking BTC on Bitrue</a>, such as:<br/><b>1. Maximum Yield Results:</b> Earn competitive returns by participating in BTC staking.<br/><b>2. Safe and Measurable Restaking:</b> A transparent and secure process for reaping rewards.<br/><b>3. Fast Unbonding:</b> Quick withdrawal of your staked BTC when needed.<br/><b>4. Daily Rewards: </b>Earn Babylon points and staking rewards directly through Bitrue.<br/>These features make Babylon’s platform user-friendly while providing tangible incentives for staking participation.<br/>Key Advantages of BTC Staking<br/>Staking BTC on Bitrue via Babylon brings two notable rewards:<br/>1. Babylon Points<br/>Babylon points are distributed daily based on the amount of BTC staked by users about the total staking pool. The calculation accounts for factors such as:<br/><b>- On-chain staking successes or failures.</b><br/><b>- Quota returns.</b><br/><b>- Commission payments to finality providers.</b><br/>To track their earnings and optimize staking strategies, participants can monitor their Babylon points through Bitrue’s “My Holdings” section.<br/>2. Flexible Interest Rates<br/>Users can enjoy an Annual Percentage Rate (APR) that starts at 1.3% and increases up to 2.3% through Bitrue’s Flexible Income feature. This flexible interest model incentivizes user participation, with APR increments based on successful referrals:<br/><b>1 Invite: APR increases to 1.46%.</b><br/><b>2 Invites: APR grows to 1.63%.</b><br/><b>3 Invites: APR reaches 1.83%.</b><br/><b>4 Invites: APR climbs to 2.05%.</b><br/><b>5 Invites: Unlocks the maximum APR of 2.3%.</b><br/>By inviting friends and expanding the Bitrue user base, participants can maximize their earning potential during the promotional period.<br/>What is Babylon?<br/>Babylon is a cutting-edge protocol designed to convert Bitcoin into a productive asset by integrating it into the PoS ecosystem. This transformation supports the security of PoS networks while allowing BTC holders to earn staking rewards.<br/>By leveraging advanced cryptographic techniques and self-custody mechanisms, Babylon ensures users retain full control of their funds during staking.<br/>Core Features of Babylon<br/>Some of the key features of Babylon are:<br/><b>1. Unmediated Operations:</b> Completely permissionless and decentralized, Babylon removes intermediaries from the staking process.<br/><b>2. Bitcoin Script Compatibility: </b>Utilizes Bitcoin scripts to enable staking and slashing mechanisms.<br/><b>3. Economic Stability: </b>Strengthens PoS networks while providing financial incentives to users.<br/>Babylon’s innovative approach is reshaping how Bitcoin operates within the broader blockchain landscape.<br/>Meet the Babylon Team<br/>Babylon's team includes experts from academia, engineering, and business sectors, such as:<br/><b>1. David Tse (Co-Founder): </b>Stanford University professor leading algorithm development.<br/><b>2. Mingchao Yu (CTO): </b>Oversees technical aspects and protocol efficiency.<br/><b>3. Xinshu Dong (Chief Strategy Officer): </b>Focuses on partnerships and market opportunities.<br/><b>4. Adam Ettinger (Chief Legal Officer): </b>Ensures compliance with crypto regulations.<br/>The team’s diverse expertise ensures the protocol’s reliability, security, and growth in the blockchain ecosystem.<br/>Babylon Ecosystem and Strategic Partners<br/>Babylon collaborates with over 87 strategic partners, including DeFi platforms, digital wallets, custodians, and the Cosmos ecosystem. These partnerships enable seamless integration between Bitcoin and PoS networks, expanding Babylon’s reach and utility.<br/>For instance:<br/><b>1. Integration with Cosmos enhances interoperability for Bitcoin staking across multiple blockchains.</b><br/><b>2. Support from digital wallets ensures security and accessibility for users.</b><br/>Babylon’s network is pivotal in bridging Bitcoin’s potential with the DeFi world.<br/>Security and Future Potential<br/>Babylon employs robust security measures, including a decentralized sequencing system and advanced time-stamping protocols, to create a secure staking environment. As adoption grows, its security features inspire confidence among users.<br/>The $1.5 Trillion Opportunity<br/>Babylon has already achieved significant milestones, with 24,000 BTC (~$1.5 billion) staked in its second round. This reflects the untapped potential of Bitcoin staking in DeFi. With a secure protocol, Babylon aims to activate dormant Bitcoin reserves, increasing market liquidity and furthering Bitcoin’s integration into decentralized finance.<br/>How to Get Started<br/>Starting December 10, 2024, at 11 AM UTC, you can begin staking BTC via Bitrue. Follow these steps:<br/><b>1. Ensure you have Bitcoin in your Bitrue account.</b><br/><b>2. Visit the staking section on the Bitrue platform for a detailed guide.</b><br/><b>3. Study the risks involved and proceed confidently.</b><br/>Conclusion<br/>Babylon’s partnership with Bitrue marks a turning point in Bitcoin’s journey from a passive store of value to a dynamic, profit-generating asset. By offering secure and efficient staking solutions, Babylon empowers BTC holders to participate in the evolving DeFi ecosystem.<br/>Whether you’re an experienced crypto enthusiast or new to staking, this innovative platform provides an accessible way to grow your assets while contributing to blockchain security.<br/>

Behind Every Home is a Story: 30 Years of P.A. Properties
<img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/43b74271-ef1d-42fa-ec05-7e2d264ee000/public" alt="Celebrating 30 Years of Building Dreams: Yasmin Townhouse at St. Joseph Springfield, Calamba, Laguna — a testament to P.A. Properties' commitment to providing quality and affordable homes for Filipino families."/>San Pedro, Laguna,— December 8, 2024 — This year marks a milestone for P.A. Alvarez Properties and Development Corporation, celebrating 30 years of empowering Filipino families through affordable homes and sustainable communities. Having provided homes for over 30,000 families, P.A. Properties celebrates this anniversary by recognizing the inspiring stories of growth, triumphs, and new beginnings.<br/>P.A. Properties earned multiple distinctions in 2024 for its contributions to Philippine real estate. The company was among the Top 10 Pag-IBIG Fund Accredited Developer in South Luzon and achieved the Highest Conversion Performance among Pag-IBIG Fund developers in the region in 2023. <br/>It also secured the No. 9 spot among Pag-IBIG Accredited Developers in North Luzon for 2023 and continued to excel in 2024, being among the Top 10 Developers in both North Luzon and NCR during the first half of the year.<br/>Additionally, P.A. Properties was recognized as a leading taxpayer, earning a Top 100 Taxpayer position in San Pedro, Laguna, in May 2024 and as one of the Top 200 Corporate Taxpayers in Cabuyao for Fiscal Year 2023. These honors highlight the company's responsibility as a corporate citizen and its commitment to sustainable growth and community development.<br/><b>Building With Purpose Through Progressive Partnerships </b><br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/285f9314-b8d9-4d6e-24e1-4c465debb600/public" alt="Introducing the Mori House Model at Idesia Cabuyao East, Cabuyao, Laguna — a perfect blend of modern design and comfortable living, launched this year as part of P.A. Properties' commitment to creating vibrant communities."/>Its strategic partnership with Japan's Hankyu Hanshin Corporation underscores the company's ambitious future. This collaboration has fueled the recent launch of its sixth community, the Idesia Cabuyao East, in Cabuyao, Laguna. This partnership not only expands P.A. Properties’ footprint but also brings together international expertise in sustainable urban development, enhancing quality and affordability. <br/>“Collaborations with esteemed partners like Hankyu Hanshin Properties Corp. broaden our vision and allow us to innovate at an unprecedented scale,” noted Romarico T. Alvarez, Chairman of the Board. <br/>To build more housing units to help alleviate the country’s housing backlog, P.A. Properties has secured P900 million from the Government Service Insurance System (GSIS) and P300 million from the Philippines National Bank (PNB) to construct affordable homes for Filipinos. During the April 2, 2024, signing at GSIS Head Office, President and General Manager Wick Veloso highlighted the project's alignment with the Bagong Pilipinas vision of providing homes for all. The funds will support land acquisition and development, aiding efforts to meet the projected demand of 9 million housing units.<br/><b>Community-Centric and Sustainable Development</b><br/>In recent years, P.A. Properties expanded into commercial development by launching SanJos Square commercial hubs in Bulacan, San Pedro, and Cabuyao. These community-centered commercial spaces bring essential services closer to home, ensuring convenience and sustainability for residents.<br/><b>Research and Development for Enhanced Home Solutions</b><br/>P.A. Properties recently established a dedicated Research and Development (R&D) Group, highlighting its commitment to innovation. This initiative leverages advanced strategies to improve product quality and affordability, enhance customer trust, grow its customer base, and drive long-term revenue. <br/>“We know that to build homes is to build the very fabric of communities,” Atty. Marianne Reyna Lina-Cruz explained. “Our R&D team will keep us on the forefront, ensuring we stay true to our promise of quality, functionality, and affordability for all.”<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/66f64998-19c2-43e5-28f0-0dccab8cb600/public" alt="Over 30,000 homes in 30 years! An aerial view of Nuvista San Jose in the vibrant City of San Jose Del Monte, Bulacan—a testament to P.A. Properties' commitment to building thriving communities."/>A legacy of homeownership<br/>P.A. Properties has built more than homes—it has nurtured communities. Maila Damyong, a 31-year-old HR Supervisor, found her dream home at St. Joseph Homes Calamba, impressed by its location and smooth buying process. Brokers like Victor B. Bayais Jr. have been instrumental in helping OFWs invest in homes for their families, turning dreams into reality. The company's impact also extends to employees like Thess Amante, a 28-year veteran in Accounting, whose supportive work environment helped her achieve both a degree and a home for her family.<br/>Reflecting on these journeys, Atty. Marianne Reyna Lina Cruz, CEO and President, stated: “Our 30th anniversary is a testament to the trust and dedication of our customers, employees, and partners. Our journey is not just about building homes; it’s about fulfilling aspirations.”<br/>Empowering Homeowner Stories: “Kwentong Buhay, Kwentong Bahay”<br/>This year, P.A. Properties also launched “Kwentong Buhay, Kwentong Bahay,” a vlogging contest showcasing the unique stories of its homeowners and buyers. This initiative honors the resilience and dreams that shape the journey to homeownership, highlighting not just homes built but lives transformed. More than a contest, it’s a tribute to fulfilled aspirations and a shared journey toward a brighter future. <br/>“We are celebrating not just a company anniversary, but the stories of hope and resilience that our homeowners bring,” Vice Chairman Jonathan G. Lu said. “Each story speaks to the heart of our mission and the countless dreams that come to life through our homes.”<br/>Looking Ahead: A Vision for the Future<br/>As P.A. Properties progresses, it aims to construct 20,000 additional housing units across key cities and provinces within the next five years. These houses will be designed with affordability, functionality, and sustainability in mind. The company's dedication to sustainable practices continues with green technologies, such as solar-powered homes, to help reduce environmental impact and promote a healthier future.<br/>“As we look toward the future, sustainability is at the heart of everything we do. We are committed to creating communities that thrive not just today but for future generations. By investing in research and development, expanding our reach, and integrating sustainable practices, P.A. Properties ensures that our legacy in affordable housing continues to evolve, innovate, and lead.”, Atty. Marianne Reyna Lina-Cruz added. <br/>Through its commitment to sustainability, community building, and strategic partnerships, P.A. Properties is positioned to remain a leader in affordable housing, ensuring that more Filipino families achieve their dreams of homeownership.<br/>

Workshop Gratis dan Terbatas: Praktik Sustainability Report untuk Perusahaan Keuangan
LindungiHutan akan menyelenggarakan workshop gratis bertajuk “<i>Empowering Financial Officers: Practical Insights on Sustainability Reporting</i>” pada 13-14 Desember 2024 secara daring. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para profesional perusahaan keuangan di Indonesia tentang laporan keberlanjutan (<i>sustainability report</i>) yang dapat mendukung perkembangan bisnis.<br/>Dalam workshop, menghadirkan tiga pembicara yaitu Regina Inderadi (Sustainability Expert & GHG Verifier Head of External ISSP Indonesia), Disya Berliani Salsabila, S.T, CSRS, CSP (Sustainability Consultant PT Properindo Enviro Tech), dan Muthi'ah Aini Rahmi (Product Assistant LindungiHutan).<br/>Para pembicara akan memberikan wawasan mendalam dan praktek yang berkaitan dengan penyusunan dan implementasi laporan keberlanjutan berdasarkan studi kasus nyata.<br/>Pada hari pertama, peserta akan mempelajari tentang pemahaman dasar laporan keberlanjutan meliputi pengenalan, peran dan tanggung jawab dalam penyusunan laporan, dan langkah teknis dalam pengumpulan data serta publikasinya. Hari kedua, peserta akan berlatih menyusun laporan keberlanjutan dan membedah kasus laporan keberlanjutan yang telah diterapkan.<br/>Workshop ini dirancang untuk membantu peserta dalam meningkatkan kapasitas dalam penyusunan laporan keberlanjutan untuk perusahaan keuangan dan memahami tantangan serta solusi praktis dalam pelaporan.<br/>Para peserta berkesempatan mendapatkan sertifikat digital, jaringan profesional, dan hadiah menarik dari LindungiHutan bagi yang beruntung.<br/>Workshop ini gratis dan terbatas. Jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftarkan diri melalui <a href="https://tinyurl.com/greenworkshopLH">https://tinyurl.com/greenworkshopLH</a>.<br/>

Asuene has completed a 100% acquisition of "Anyflow", a tech company specializing in API integration and iPaaS solutions.
Issues in Advancing Corporate Decarbonization Efforts<br/>To achieve carbon neutrality by 2050, it is urgent for companies to focus on visualizing CO2 emissions and implementing efforts to reduce them.In fact, the International Sustainability Standards Board (ISSB) has indicated that, starting from the fiscal year ending in March 2027, companies listed on the Tokyo Stock Exchange's Prime Market with a market capitalization of over 3 trillion yen will be required to disclose Scope 1-3 emissions in accordance with the SSBJ standards.However, large companies subject to this requirement face multiple challenges in obtaining the necessary activity data for CO2 emissions disclosure and collecting primary data from their supply chains. As digital transformation (DX) progresses within companies, there is a complex integration of ERP (Enterprise Resource Planning) systems and SaaS tools, which requires a huge amount of effort. Moreover, post-implementation operations and maintenance have become more complicated, leading to a severe shortage of human resources. With limited resources in the IT department, large companies are struggling to manage massive amounts of data and establish the infrastructure necessary to visualize CO2 emissions. As a result, a significant amount of resources are being allocated to building the infrastructure needed to advance decarbonization efforts, making it difficult to respond quickly.<br/>Background of ASUENE's Group Join<br/>Asuene offers a range of multi-products in the decarbonization and ESG domains, including “ASUENE” the climate cloud service, and “ASUENE ESG” the ESG evaluation service. In its core business, "ASUENE" of over 10,000 companies, boasting the top domestic performance*<br/>Thanks to Anyflow's advanced API integration technology, "ASUENE" can further streamline the collection of CO2 emissions data. Companies can not only reduce the time and cost associated with complex data integration but also improve the accuracy of obtaining primary data necessary for decarbonization management. This will make it easier to visualize CO2 emissions across the entire supply chain, significantly lowering the hurdles for companies to advance their decarbonization efforts.<br/>Anyflow has raised a total of approximately 340 million yen from leading venture capital firms in Japan, demonstrating the high growth potential and technological capabilities of its iPaaS business. To accelerate the realization of a decarbonized society, we reached an agreement to join the Asuene group, with the primary goal of strengthening the API integration of "ASUENE" with other software.<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/7dba2085-035c-462d-fdfb-bcdb8a08ce00/public" alt="Image"/>What a group join can achieve<br/>Anyflow excels in iPaaS business, seamlessly connecting data between companies, with a particular strength in API integration of financial and HR data. This will strengthen API data integration between "ASUENE" and major SaaS services, enabling the rapid acquisition of activity data necessary for calculating Scope 1-3 emissions. By leveraging Anyflow's iPaaS technology, the workload related to data integration in corporate information systems can be significantly reduced, enabling smooth progress in visualizing CO2 emissions. This will elevate the SaaS infrastructure of “ASUENE” to a global standard, enhancing competitive advantage both domestically and internationally.<br/>Through this M&A, we will provide a more comprehensive service, supporting companies not only in visualizing CO2 emissions data but also in implementing reduction commitments. We aim to accelerate the digital transformation of the decarbonized society and continue growing toward our mission of "Changing the world for the next generation."<br/>Comments<br/><b>Ren Sakamoto / CEO of Anyflow Inc.</b><br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/dce8f342-d395-4c92-ab6e-392478682000/public" alt="Image"/>I am very pleased to become a part of the Asuene Group. With this group join, we will not only further grow Anyflow’s existing business but also leverage our API integration technology to enhance the efficiency of CO2 emissions data collection and visualization in collaboration with Asuene. As decarbonization management becomes increasingly important, we will create value by utilizing both of our strengths to help companies achieve their sustainable goals.<br/><b>Kohei Nishiwada / Founder & CEO of Asuene Inc.</b><br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/366c9b4a-df47-4d17-67f5-602fde3ef000/public" alt="Image"/>I am honored that Anyflow has joined the Asuene Group. As the importance of corporate decarbonization management increases both in Japan and globally, by leveraging Anyflow's advanced software API integration solutions, we can automate the collection and integration of activity data for CO2 emissions calculation, providing an environment that effectively promotes decarbonization efforts. Moving forward, we will strengthen our collaboration with Anyflow's CEO Sakamoto, the management team, and all members, working together to execute the synergies between our companies.<br/>

Pintu Kayu Mudah Berjamur saat Musim Hujan? Ini Dia Solusinya!
<b>Pintu kayu</b> sering dipilih karena tampilannya yang estetis dan kemampuannya bertahan lama. Namun, saat musim hujan dan udara menjadi lembap, pintu kayu rentan mengalami masalah seperti pertumbuhan jamur. <br/>Jamur ini tidak hanya mengurangi <a href="https://evomab.co.id/cegah-karat-pada-handle-pintu-rumah-dengan-teknologi-powder-coating/">keindahan pintu</a>, tetapi juga bisa merusak material kayu. Untuk itu, penting untuk memahami cara-cara efektif dalam menghilangkan jamur dan menjaga <b>pintu kayu tetap awet</b>.<br/>Tips Menghilangkan Jamur pada Pintu Kayu<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/7bf29209-690e-41a2-0b6e-27b0e4406400/public" alt="Image"/><b>1. Jemur di Bawah Sinar Matahari</b><br/>Salah satu cara paling sederhana untuk mengatasi jamur pada pintu kayu adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari dapat membunuh jamur yang berkembang akibat kelembapan udara yang tinggi. Jika memungkinkan, lepaskan daun pintu dan letakkan di luar untuk dijemur. Namun, hati-hati jangan terlalu lama karena sinar matahari yang terlalu terik dapat memudarkan warna pintu kayu.<br/><b>2. Menggunakan Cairan Pembersih Khusus Jamur</b><br/>Salah satu cara paling sederhana untuk mengatasi jamur pada pintu kayu adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari dapat membunuh jamur yang berkembang akibat kelembapan udara yang tinggi. Jika memungkinkan, lepaskan daun pintu dan letakkan di luar untuk dijemur. Namun, hati-hati jangan terlalu lama karena sinar matahari yang terlalu terik dapat memudarkan warna pintu kayu.<br/><b>3. Mengoleskan Alkohol 70%</b><br/>Alkohol dengan kadar 70% efektif dalam mengatasi jamur dan mencegahnya kembali muncul. Cukup teteskan alkohol pada kain lap kering dan gosokkan pada permukaan pintu kayu yang berjamur. Pastikan untuk melakukannya beberapa kali hingga jamur benar-benar hilang. Selain itu, alkohol juga dapat mencegah jamur tumbuh kembali. Jangan lupa menggunakan kacamata pelindung dan masker wajah saat mengaplikasikannya.<br/><b>4. Menggunakan Larutan Jeruk Nipis dan Garam</b><br/>Jika Anda lebih memilih solusi alami, campuran jeruk nipis dan garam bisa menjadi pilihan. Peras jeruk nipis dan campurkan dengan garam secukupnya. Gunakan sikat gigi bekas untuk menggosokkan campuran tersebut pada bagian pintu yang berjamur. Proses ini bisa diulang hingga jamur benar-benar hilang. Setelah itu, pastikan pintu kayu kering sebelum dipasang kembali.<br/><b>5. Melapisi dengan Pernis atau Melamin</b><br/>Setelah jamur dihilangkan, langkah selanjutnya adalah melindungi pintu kayu dengan melapisinya menggunakan pernis atau melamin. Bahan ini tidak hanya memberikan kilau pada pintu, tetapi juga berfungsi sebagai lapisan pelindung yang mencegah jamur tumbuh kembali. Penggunaan pernis atau melamin ini juga membantu memperpanjang usia pintu kayu.<br/>Penambahan Smart Door Lock untuk Pintu Kayu<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/35350124-348a-48da-3866-24e1b43e9300/public" alt="Image"/>Selain menjaga kebersihan pintu kayu dari jamur, peningkatan keamanan juga sangat penting. Salah satu cara untuk memperkuat keamanan pintu kayu adalah dengan menggunakan kunci pintu digital atau smart door lock. Produk-produk seperti<a href="https://evomab.co.id/product/evomab-smart-door-lock-kunci-pintu-digital-bahasa-indonesia-edlk-mk1a/"> evomab Smart Door Lock EDLK-MK1A</a><b> </b>dan <a href="https://evomab.co.id/product/evomab-kunci-pintu-digital-wifi-smart-lock-iot-smart-home-edlk-mk4/">evomab Smart Door Lock EDLK-MK4</a> dapat meningkatkan sistem keamanan rumah Anda dengan fitur-fitur canggih.<br/><a href="https://evomab.co.id/product/evomab-smart-door-lock-kunci-pintu-digital-bahasa-indonesia-edlk-mk1a/">evomab Smart Door Lock EDLK-MK1A</a> menawarkan berbagai metode pembukaan pintu, termasuk menggunakan fingerprint, angka pin, dan kartu RFID, serta dilengkapi dengan emergency powerbank slot. Produk ini juga hadir dengan fitur Always Open Technology yang memudahkan akses kapan saja. Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas handle yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pintu kayu Anda, serta garansi jangka panjang.<br/>Sementara itu, <a href="https://evomab.co.id/product/evomab-kunci-pintu-digital-wifi-smart-lock-iot-smart-home-edlk-mk4/">evomab Smart Door Lock EDLK-MK4</a> hadir dengan teknologi terbaru yang memungkinkan Anda mengunci dan membuka pintu jarak jauh melalui aplikasi di smartphone. Dilengkapi dengan sistem Wi-Fi dan kemampuan untuk menghubungkan perangkat smart home lainnya, kunci pintu ini sangat ideal untuk rumah pintar. Selain itu, smart door lock ini memiliki fitur-fitur unggulan seperti fingerprint recognition 360°, anti-scratch pinpad, dan low battery reminder.<br/>Kedua produk tersebut memiliki <a href="https://evomab.co.id/evoshop">garansi mekanikal</a> yang panjang dan didukung oleh <a href="https://evomab.co.id/evoshop">layanan teknisi profesional</a> yang siap membantu pemasangan dan perawatan.<br/>

Apa Yang Terjadi Jika Anda Tidak Memiliki Sertifikat PSE? Risiko bagi Bisnis yang Tidak Patuh
Di Indonesia, Sertifikat Sistem Elektronik Lingkup Pribadi (PSE). merupakan persyaratan penting bagi bisnis yang melakukan transaksi online atau mengoperasikan sistem elektronik. Sertifikasi ini memastikan kepatuhan terhadap peraturan Kementerian Informasi dan Komunikasi (MOI), dengan fokus pada keamanan siber dan perlindungan data.<br/>Meskipun penting, banyak bisnis yang gagal mendapatkan sertifikat ini, sehingga sering kali salah memahami implikasinya. Mulai dari sanksi hukum hingga hilangnya kepercayaan pelanggan, dampaknya sangat luas. Artikel ini memberikan tinjauan mendalam mengenai risiko yang terkait dengan pengoperasian tanpa Sertifikat PSE dan bagaimana bisnis, khususnya milik asing, dapat memastikan kepatuhan.<br/><a href="https://cptcorporate.com/understanding-the-pse-license-for-online-business-in-indonesia/">Apa Itu Sertifikat PSE? Mengapa Ini Penting?</a><br/>A Sertifikat PSE lebih dari sekedar persyaratan peraturan; ini merupakan demonstrasi komitmen perusahaan terhadap pengelolaan sistem elektronik yang aman. Ini menyatakan bahwa sistem elektronik bisnis mematuhi standar operasional, teknis, dan keamanan data yang ditetapkan. Sertifikat ini adalah sertifikasi yang dikeluarkan pemerintah untuk memverifikasi kepatuhan bisnis online terhadap sistem elektronik dan standar perlindungan data di Indonesia. Hal ini memainkan peran penting dalam mengatur ekosistem digital dan memastikan lingkungan yang aman dan dapat dipercaya bagi pengguna.<br/>Fungsi Utama Sertifikat PSE:<br/>Legitimasi dan Transparansi:Sertifikat tersebut menetapkan perusahaan sebagai operator yang sah di Indonesia, memastikan pelanggan dan mitra bahwa bisnis beroperasi berdasarkan pedoman yang transparan dan sah.<br/>Kepatuhan Keamanan Data:Perjanjian ini mengamanatkan agar bisnis menerapkan langkah-langkah keamanan tingkat lanjut seperti enkripsi dan penanganan data yang aman, sehingga melindungi data bisnis dan pelanggan.<br/>Akses ke Ekosistem Digital:Tanpa sertifikasi, platform berisiko diblokir atau dibatasi, sehingga terputus dari sektor e-commerce dan digital yang berkembang pesat di Indonesia.<br/>Mengapa Bisnis Membutuhkannya?<br/>Kepatuhan terhadap Peraturan:Semua bisnis yang mengelola sistem elektronik, termasuk e-commerce, platform pembayaran, dan pemroses data, diharuskan mematuhi standar yang ketat. Ketidakpatuhan membuat dunia usaha dihadapkan pada pengawasan peraturan dan sanksi hukum.<br/>Keamanan Data:Seiring dengan meningkatnya ancaman dunia maya secara global, Sertifikat PSE memastikan bisnis menerapkan protokol keamanan yang kuat seperti enkripsi dan audit rutin, sehingga mengurangi kerentanan.<br/>Kepercayaan Masyarakat:Bisnis tersertifikasi menandakan keandalan dan komitmen untuk melindungi data pengguna, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan mereka.<br/>Akses Pasar:Tanpa sertifikasi, platform-platform tersebut berisiko tersingkir dari ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang pesat, dan diperkirakan akan melampauinya $124 miliar pada tahun 2030.<br/><a href="https://cptcorporate.com/what-happens-when-you-dont-have-a-pse-certificate-risks-for-non-compliant-businesses/">Kerangka Hukum: Landasan Kepatuhan PSE</a><br/>Sertifikat PSE diatur oleh PP Nomor 71 Tahun 2019 dan peraturan selanjutnya, seperti Menkominfo No.5/2020 dan amandemennya. Undang-undang ini menguraikan persyaratan pendaftaran bagi bisnis dan menentukan konsekuensi ketidakpatuhan.<br/>Hukuman untuk Ketidakpatuhan<br/>Peringatan Tertulis:Pihak berwenang mengeluarkan peringatan kepada dunia usaha sebagai langkah awal, yang menawarkan peluang untuk mencapai kepatuhan.<br/>Penangguhan Sementara:Platform mungkin menghadapi pembatasan akses, yang berdampak pada operasional dan pendapatan.<br/>Blok Permanen:Ketidakpatuhan yang terus-menerus dapat mengakibatkan pelarangan total, yang sangat mengganggu kelangsungan bisnis.<br/>Denda dan Tuntutan Hukum:Perusahaan mungkin dikenakan denda atau menghadapi tuntutan hukum, terutama jika kurangnya sertifikasi menyebabkan pelanggaran data atau insiden lainnya.<br/>Hukuman ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menciptakan ruang digital yang aman dan teregulasi.<br/>Risiko Beroperasi Tanpa Sertifikat PSE<br/>1. Gangguan Layanan<br/>Bisnis tanpa sertifikasi selalu menghadapi risiko gangguan operasional:<br/>Pembatasan yang Diberlakukan Pemerintah: Kementerian dapat menangguhkan atau memblokir akses ke platform yang tidak bersertifikat.<br/>Hilangnya Pendapatan: Waktu henti secara langsung memengaruhi penjualan dan merusak hubungan pelanggan.<br/>Ketidakpastian Operasional: Tanpa Sertifikat PSE, bisnis menghadapi risiko tak terduga yang menghambat perencanaan jangka panjang.<br/>2. Akibat Hukum<br/>Mengoperasikan sistem yang tidak bersertifikat merupakan pelanggaran langsung terhadap hukum Indonesia:<br/>Meningkatnya Sanksi: Peringatan awal dapat meningkat menjadi hukuman yang berat, termasuk kerugian finansial.<br/>Risiko Litigasi: Bisnis mungkin menghadapi tuntutan hukum, terutama jika ketidakpatuhan menyebabkan paparan data pelanggan atau penipuan.<br/>3. Kerusakan Reputasi<br/>Kepercayaan pelanggan sangat penting di era digital:<br/>Persepsi Negatif: Kurangnya sertifikasi menandakan buruknya keamanan data, sehingga menghalangi calon pelanggan.<br/>Kerugian Kompetitif: Pesaing tersertifikasi dapat memanfaatkan situasi ini, menarik pelanggan dan investor.<br/>4. Hambatan Pertumbuhan<br/>Ketidakpatuhan menghalangi dunia usaha untuk berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital yang sedang berkembang di Indonesia:<br/>Kemitraan yang Hilang: Pemangku kepentingan utama, termasuk investor dan kolaborator, memprioritaskan bisnis yang patuh.<br/>Ketidakmampuan untuk Menskalakan: Tanpa sertifikasi, dunia usaha kesulitan memperluas operasi mereka di pasar yang diatur di Indonesia.<br/>Siapa yang Membutuhkan Sertifikat PSE?<br/>Sertifikat PSE bersifat wajib bagi pelaku usaha yang mengoperasikan sistem elektronik, seperti:<br/>Platform E-NiagaPlatform yang memfasilitasi transaksi online atau daftar produk wajib mematuhinya.<br/>Sistem PembayaranPerusahaan yang menangani transaksi online perlu menjamin penanganan data yang aman.<br/>Pengumpul dan Pemroses DataPerusahaan yang mengumpulkan data pelanggan untuk analisis atau layanan yang dipersonalisasi termasuk dalam peraturan ini.<br/>Bisnis milik asing tidak terkecuali. Perusahaan yang beroperasi jarak jauh tetapi menawarkan layanan di Indonesia juga harus mendaftar melalui Pengiriman Tunggal Online (OSS) sistem.<br/>Langkah-Langkah untuk Mencapai Kepatuhan<br/>1. Evaluasi Operasi Bisnis<br/>Analisis layanan Anda untuk menentukan apakah layanan tersebut memerlukan sertifikasi. Libatkan para ahli atau penasihat hukum untuk melakukan penilaian menyeluruh.<br/>2. Mengajukan Lamaran Melalui OSS<br/>Proses pendaftaran memerlukan:<br/>Dokumentasi operasi bisnis<br/>Langkah-langkah keamanan sudah ada<br/>Spesifikasi sistem, termasuk lokasi server<br/>3. Menerapkan Protokol Keamanan yang Diperlukan<br/>Untuk memenuhi standar kepatuhan, dunia usaha harus mengambil langkah-langkah berikut:<br/>Sertifikasi ISO/IEC 27001: Memastikan praktik manajemen keamanan informasi.<br/>Audit Keamanan Reguler: Mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan sistem.<br/>Enkripsi Data: Melindungi informasi sensitif pelanggan.<br/>4. Memantau dan Mengkinikan Informasi<br/>Dunia usaha harus memberi tahu pihak berwenang mengenai perubahan operasional, seperti:<br/>Struktur manajemen baru<br/>Relokasi atau pembaruan infrastruktur server<br/>Kegagalan untuk memperbarui rincian ini dapat mengakibatkan hukuman, bahkan untuk bisnis bersertifikat.<br/>Mengapa Perusahaan Asing Harus Memprioritaskan Kepatuhan<br/>Investor dan dunia usaha asing menghadapi tantangan unik dalam menavigasi lanskap peraturan di Indonesia. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan:<br/>Penegakan yang Lebih Ketat: Entitas asing seringkali diteliti lebih dekat.<br/>Isolasi Pasar: Tanpa sertifikasi, perusahaan asing berisiko tersingkir dari kemitraan dan peluang yang menguntungkan.<br/>Hambatan Budaya dan Operasional: Kesalahpahaman terhadap peraturan dapat menyebabkan pelanggaran yang tidak disengaja.<br/>Dengan memperoleh Sertifikat PSE, perusahaan asing menunjukkan komitmen mereka untuk mematuhi undang-undang setempat, membuka jalan bagi kelancaran operasional dan integrasi pasar.<br/>Kesimpulan<br/>Kegagalan untuk mendapatkan Sertifikat PSE dapat mengakibatkan konsekuensi yang mengerikan, termasuk gangguan layanan, kerugian finansial, dan kerusakan reputasi. Kepatuhan bukan hanya sekedar menghindari hukuman—tetapi merupakan kebutuhan strategis untuk berkembang di tengah pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Amankan Sertifikat PSE Anda dengan mudah. Kontak <a href="https://cptcorporate.com/about/">Perusahaan CPT</a> hari ini untuk mendapatkan panduan ahli dan solusi kepatuhan yang sempurna yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.<br/>

VRITIMES Jalin Kerjasama Strategis dengan ForumJabar.com untuk Pengembangan Konten Digital dan Jangkauan Media
Jakarta, 09-Des-2024 – <a href="https://www.vritimes.com/id">VRITIMES.com</a>, platform berita dan media digital terkemuka di Indonesia, mengumumkan kerjasama strategis dengan <a href="https://forumjabar.com">ForumJabar.com</a>, sebuah situs berita yang fokus pada informasi dan perkembangan terkini di Jawa Barat. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan konten berita, serta memberikan informasi yang lebih cepat dan akurat kepada pembaca di berbagai daerah. Dengan memanfaatkan kekuatan dua platform yang saling melengkapi, VRITIMES dan ForumJabar berharap dapat memberikan wawasan yang lebih luas, khususnya mengenai isu-isu regional dan nasional.<br/>Dalam kerjasama ini, ForumJabar.com akan mendapatkan akses ke berbagai artikel dan liputan mendalam dari VRITIMES, sementara VRITIMES akan mendapat manfaat dari pemahaman dan kekuatan ForumJabar dalam menyajikan berita lokal yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Jawa Barat. Kolaborasi ini juga akan memperkuat jaringan distribusi berita kedua platform melalui integrasi konten di berbagai saluran media digital.<br/>Dengan semakin berkembangnya konsumsi media digital di Indonesia, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model kemitraan yang menguntungkan dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berubah. Kedua pihak yakin bahwa kerjasama ini akan membawa dampak positif, baik bagi pembaca maupun bagi pertumbuhan ekosistem media digital di Indonesia.<br/>

Leuwimalang Menuju Masa Depan: Transformasi Desa Wisata Melalui Impact National Hackathon
Surabaya, 9 Desember 2024 - Desa wisata menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat ribuan desa wisata yang tersebar di seluruh negeri, dengan sebagian besar berada di Jawa dan Bali sebanyak 857 desa. Sumatera memiliki 355 desa wisata, diikuti oleh Nusa Tenggara dengan 189 desa, Sulawesi dengan 119 desa, Kalimantan memiliki 117 desa, Papua dan Maluku masing-masing memiliki 74 desa dan 23 desa. Dari sekian banyak desa wisata, Desa Leuwimalang di Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu contoh menarik. Keindahan alam pegunungan, suasana asri, dan budaya lokal yang autentik, desa ini memiliki potensi luar biasa untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.<br/>Namun, seperti banyak desa wisata lainnya, Leuwimalang menghadapi tantangan yang tidak kecil. Masalah sanitasi yang belum memadai menjadi salah satu isu mendesak, di samping rendahnya kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan. Literasi digital di kalangan masyarakat masih rendah, sementara pelatihan untuk mempersiapkan warga sebagai pelaku wisata masih sangat terbatas. Penggunaan lahan yang kurang optimal juga menjadi hambatan dalam upaya memaksimalkan potensi ekonomi desa ini.<br/>Berangkat dari tantangan tersebut, Desa Leuwimalang dipilih menjadi subjek dalam Impact National Hackathon 2024. Para finalis dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi teknologi diajak untuk melihat langsung kehidupan di desa ini. Mereka mengamati bagaimana aktivitas sehari-hari warga berjalan, dari pertanian manual yang masih mendominasi hingga kondisi UMKM yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan teknologi. Melalui wawancara dengan warga, para peserta mendapatkan gambaran nyata tentang kebutuhan dan aspirasi masyarakat desa.<br/>Salah satu momen penting dalam hackathon ini adalah ketika para peserta mulai merancang solusi inovatif untuk menjawab permasalahan desa. Salah satu gagasan yang menarik perhatian adalah alat perhitungan pH dan kelembapan tanah otomatis, yang diajukan oleh Tim Hmm dari Universitas Andalas. Alat ini dirancang untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan data yang lebih presisi. Selain itu, para finalis juga mengusulkan program pelatihan digital bagi warga, sistem sanitasi berbasis komunitas, dan strategi optimalisasi penggunaan lahan yang mendukung aktivitas pertanian dan pariwisata.<br/>Isaac Munandar, CEO dan Co-Founder Maxy Academy, memberikan pandangannya mengenai langkah kolaboratif ini. “Desa Leuwimalang adalah simbol dari potensi besar yang dimiliki desa-desa di Indonesia. Melalui inovasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat, kita bisa menciptakan dampak yang nyata dan berkelanjutan. Apa yang dilakukan dalam hackathon ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi menjadi langkah awal untuk menghadirkan perubahan positif di desa-desa wisata seperti Leuwimalang,” ujar Isaac.<br/>Isaac juga menekankan bahwa teknologi seharusnya menjadi alat untuk membuka peluang baru, terutama di daerah pedesaan. “Kami optimis bahwa dengan kolaborasi berkelanjutan, Desa Leuwimalang bisa menjadi model pembangunan desa wisata berbasis inovasi bagi daerah lain,” tambahnya.<br/>Harapan besar menyelimuti Desa Leuwimalang setelah hackathon ini. Warga desa, panitia, dan peserta sepakat bahwa ide-ide yang dihasilkan tidak boleh berhenti pada tahap konsep. Implementasi nyata sangat diharapkan agar desa ini dapat berkembang menjadi desa wisata mandiri yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Semangat kolaborasi yang telah dibangun selama hackathon diharapkan dapat terus berlanjut, membawa Desa Leuwimalang menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing.<br/>Kisah Leuwimalang menunjukkan bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari langkah kecil. Dengan dukungan teknologi, kemitraan yang solid, dan partisipasi masyarakat, desa-desa wisata di Indonesia dapat terus berkembang menjadi pilar ekonomi yang kokoh. Impact National Hackathon 2024 telah menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan pemberdayaan komunitas dapat berjalan seiring, menciptakan perubahan yang bermakna untuk masa depan bangsa.<br/>

Momen Emas: Tips Investasi Aset Kripto Saat BTC Tembus USD $100,000
Seiring dengan semakin matangnya <a href="https://www.nanovest.io/kripto/?utm_source=Vritimes&utm_medium=pressRelease">pasar aset kripto</a>, didorong oleh adopsi yang semakin meningkat dari institusi, perusahaan, dan mungkin pemerintah, peran pasar opsi kripto menjadi semakin penting. Segmen ini membantu investor menerapkan strategi yang disesuaikan untuk lindung nilai, leverage, dan menghasilkan hasil sambil memberikan wawasan yang lebih dalam tentang sentimen pasar.<br/>Pasar opsi kripto terutama dibagi menjadi bursa terpusat dan pasar over-the-counter (OTC). Data minat terbuka terbaru dari platform seperti Deribit, CME, dan OKX mengungkapkan bahwa total opsi bitcoin yang terdaftar mencapai puncak baru pada akhir November, melampaui USD 40 miliar.<br/>Namun, opsi ether tetap relatif kurang menarik, dengan minat terbuka sebesar USD 9,8 miliar, turun dari puncaknya sebesar USD 14,5 miliar pada bulan Maret. Deribit, platform terkemuka untuk opsi <a href="https://www.nanovest.io/kripto/btc/?utm_source=Vritimes&utm_medium=pressRelease">bitcoin</a>, <a href="https://www.nanovest.io/kripto/eth/?utm_source=Vritimes&utm_medium=pressRelease">ether</a>, dan altcoin, mendominasi dengan hampir 90% dari total minat.<br/>Data peminat di Deribit menggambarkan pandangan positif pada opsi bitcoin. Dengan lebih dari USD 19 miliar dalam opsi beli dibandingkan dengan USD 9,4 miliar dalam opsi jual pada awal Desember, pasar jelas menempatkan diri untuk pergerakan naik yang berkelanjutan. Sebagian besar dari minat terbuka ini, USD 5 miliar terkonsentrasi pada opsi beli dengan harga kesepakatan antara USD 100.000 dan USD 120.000, yang berakhir pada bulan Desember dan Maret 2024. Skew Call-Put yang mencolok, di mana opsi beli di luar harga (out-of-the-money) memiliki premi volatilitas implisit yang lebih tinggi daripada opsi jual, menunjukkan permintaan yang kuat untuk leverage daripada perlindungan terhadap penurunan.<br/>Bursa terpusat menyediakan platform yang mudah digunakan dan data waktu yang transparan, yang memberikan wawasan kepada investor individu tentang sentimen pasar melalui aktivitas perdagangan, aliran pesanan, dan likuiditas. Melalui bursa ini, investor individu dapat memahami lebih baik bagaimana pergerakan pasar terjadi dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia secara langsung. Namun, di sisi lain, investor institusi semakin beralih ke pasar OTC kripto karena mereka membutuhkan solusi yang lebih disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka. Pasar OTC menawarkan tingkat privasi yang lebih tinggi dan kemampuan untuk mengeksekusi perdagangan dalam volume yang jauh lebih besar dibandingkan dengan bursa terpusat.<br/>Banyak transaksi di pasar OTC diatur oleh perjanjian utama seperti Perjanjian Induk ISDA dan Lampiran Dukungan Kredit (CSA). Perjanjian ini memungkinkan perdagangan yang sangat disesuaikan dengan kebutuhan investor institusi, termasuk fleksibilitas dalam menentukan harga kesepakatan, tanggal kadaluarsa, dan ketentuan manajemen agunan. Fleksibilitas ini sangat penting bagi investor institusi yang seringkali membutuhkan persyaratan khusus untuk memenuhi strategi investasi mereka. Dengan adanya perjanjian ini, investor dapat menyesuaikan setiap aspek perdagangan mereka untuk mengoptimalkan hasil dan mengelola risiko dengan lebih efektif. Selain itu, pasar OTC juga memungkinkan eksekusi perdagangan dalam jumlah besar tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan, yang merupakan keuntungan besar bagi investor institusi yang ingin memindahkan posisi besar tanpa menarik perhatian.<br/>Bagi investor institusi yang ingin menerapkan strategi opsi yang disesuaikan dan berinvestasi dalam produk yang menghasilkan keuntungan, memperdagangkan opsi OTC dengan entitas yang diatur sering kali menjadi jalur yang paling disukai. Entitas yang diatur ini menyediakan kerangka kerja yang terstruktur dan transparan, yang dirancang untuk meminimalkan risiko rekanan serta memastikan kepatuhan terhadap standar hukum dan peraturan yang berlaku. <br/>Melalui penggunaan rekanan yang diatur, investor institusi dapat menikmati beberapa keuntungan signifikan. Pertama, kerangka kerja yang jelas dan transparan membantu dalam mengurangi risiko terkait dengan rekanan, sehingga memberikan perlindungan tambahan terhadap potensi kerugian akibat kegagalan pihak lawan dalam memenuhi kewajiban mereka. Kedua, kepatuhan terhadap standar hukum dan peraturan memberikan jaminan bahwa semua transaksi dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya masalah hukum di masa depan.<br/>Selain itu, dengan berdagang melalui pasar OTC, institusi dapat mengeksekusi perdagangan dalam jumlah besar tanpa menghadapi kendala yang biasanya ada di bursa terpusat yang lebih publik dan kurang fleksibel. Bursa terpusat sering kali memiliki batasan tertentu yang bisa membatasi kemampuan investor institusi untuk melakukan transaksi dalam volume besar. Namun, pasar OTC menawarkan fleksibilitas yang lebih besar, memungkinkan institusi untuk menyesuaikan setiap aspek perdagangan sesuai dengan kebutuhan mereka, dari harga kesepakatan hingga tanggal kedaluwarsa.<br/>Dengan demikian, memperdagangkan opsi OTC dengan entitas yang diatur memungkinkan investor institusi untuk mengoptimalkan strategi investasi mereka, mengelola risiko dengan lebih efektif, dan memanfaatkan peluang pasar tanpa batasan yang menghambat. Pendekatan ini memberikan kombinasi antara keamanan, fleksibilitas, dan efisiensi yang sangat penting bagi investor institusi dalam mencapai tujuan investasi mereka.<br/>Selain itu, penggunaan perjanjian utama dalam transaksi OTC menawarkan keuntungan signifikan dalam hal manajemen risiko dan fleksibilitas. Perjanjian ini memungkinkan institusi untuk menyesuaikan syarat-syarat perdagangan mereka seperti pemilihan harga kesepakatan, tanggal kadaluarsa, dan pengaturan agunan dan meminimalkan eksposur kredit melalui proses uji tuntas yang ketat. <br/>Seiring dengan terus meningkatnya permintaan institusi terhadap strategi opsi yang canggih, rekanan OTC yang diatur akan memainkan peran yang semakin penting, menawarkan likuiditas, keamanan, dan kapasitas untuk mengelola posisi besar secara efisien dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, rekanan OTC yang diatur akan menjadi kunci dalam menyediakan lingkungan perdagangan yang dapat diandalkan dan fleksibel bagi investor institusi yang mencari cara untuk mengoptimalkan strategi investasi mereka sambil mengelola risiko dengan lebih baik.<br/>Pergerakan harga Aset kripto, <a href="https://news.nanovest.io/saham-amerika/?utm_source=Vritimes&utm_medium=pressRelease">saham amerika serikat</a>, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, <a href="https://www.nanovest.io/?utm_source=Vritimes&utm_medium=pressRelease">Nanovest</a> dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di<a href="https://nanovest.onelink.me/dcRw/nanomedia"> Play Store</a> maupun<a href="https://nanovest.onelink.me/dcRw/nanomedia"> App Store</a> Anda.<br/>

Exploring China's green economy drive in Ordos
Exploring China's green economy drive in Ordos

Exploring China's green economy drive in Ordos
Exploring China's green economy drive in Ordos

XRP vs XLM: Mana yang Lebih Unggul? Ini Analisis Lengkapnya
Pasar cryptocurrency baru-baru ini mengalami lonjakan signifikan, dan dua altcoin yang menarik perhatian banyak investor adalah<a href="https://www.bittime.com/blog/xrp-vs-xlm-perbandingan-fundamental-dan-teknikal"> XRP dan XLM</a>. Meskipun keduanya berhubungan dengan teknologi blockchain yang berfokus pada pembayaran dan remittance, mereka memiliki pendekatan yang sangat berbeda dalam hal pengembangan dan adopsi pasar. <br/>Kedua token ini memiliki sejarah yang menarik di pasar cryptocurrency, namun jalur mereka menuju adopsi dan penggunaan berbeda. XRP, dengan ekosistem Ripple-nya, lebih terfokus pada dukungan institusional dan kerjasama dengan berbagai bank besar. <br/>Di sisi lain, XLM, yang dikembangkan oleh Stellar Foundation, menekankan pada desentralisasi dan pemberdayaan komunitas. Walaupun keduanya bertujuan untuk mengubah cara pembayaran internasional dilakukan, pendekatan yang digunakan oleh kedua proyek ini bisa sangat menentukan masa depan mereka di<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bittime.currency.exchange&hl=id&pli=1?cn=400001"> pasar crypto.</a><br/>Kekuatan dan Tantangan XRP<br/>XRP dikenal sebagai token favorit institusional. Ripple, sebagai perusahaan yang mendukung XRP, telah menghadapi tantangan besar, termasuk pertempuran hukum dengan SEC. Namun, XRP terus berkembang, berfokus pada adopsi melalui produk seperti stablecoin $RLUSD dan kemungkinan peluncuran ETF spot pada tahun 2025. <br/>Meskipun memiliki potensi adopsi besar, XRP menghadapi tantangan sentralisasi karena Ripple masih memegang sebagian besar suplai XRP, yang dapat menyebabkan tekanan inflasi dan masalah kepercayaan bagi beberapa institusi. Isu privasi juga menjadi perhatian bagi beberapa investor.<br/>XLM: Fokus pada Komunitas dan Desentralisasi<br/>XLM, di sisi lain, menonjol dengan pendekatan desentralisasi yang lebih kuat. Setelah membakar 50% dari total pasokannya pada 2019, XLM mengurangi inflasi tokennya dan memberikan potensi deflasi yang menarik. <br/>Meskipun volume perdagangan XLM masih kalah jauh dibandingkan XRP, token ini lebih berfokus pada penggunaan komunitas dan sektor-sektor yang lebih kecil. Meskipun ada potensi besar dalam hal adopsi berbasis komunitas, XLM belum mendapatkan perhatian besar dari institusi, yang masih menjadi kekuatan utama di balik XRP.<br/>Analisis Teknis: Perbandingan Kinerja Harga XRP dan XLM<br/>Dari sisi teknikal, XRP baru-baru ini mengalami lonjakan harga yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 280% pada bulan November 2024. Namun, pergerakan ini membuat <a href="https://www.bittime.com/price/XRP">harga XRP </a>memasuki wilayah overbought dengan indikator RSI yang sangat tinggi. <br/>Sebaliknya, <a href="https://www.bittime.com/price/XLM">harga XLM</a> juga mengalami kenaikan lebih dari 450%, tetapi grafik teknikalnya tidak menunjukkan ekstrem yang sama seperti XRP. Kedua token ini telah mengalami kenaikan besar, namun ada risiko koreksi tajam di masa depan jika pasar tidak mampu mempertahankan momentum.<br/>Dengan Indeks Altcoin Season yang mencapai 86/100, baik XRP maupun XLM menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Bitcoin, tetapi ini sering kali diikuti dengan koreksi pasar. Oleh karena itu, meskipun kedua token ini menjanjikan, investor perlu berhati-hati dalam memilih waktu yang tepat untuk masuk.<br/>XRP dan XLM keduanya memiliki potensi besar, tetapi juga menghadapi tantangan yang berbeda. Sementara XRP lebih terfokus pada adopsi institusional, XLM menawarkan pendekatan yang lebih terdesentralisasi. <br/>Pilihan antara keduanya akan sangat bergantung pada preferensi investor terhadap sentralisasi versus desentralisasi dan analisis teknikal jangka pendek atau panjang. <br/>Jika kamu tertarik untuk trading atau investasi XRP dan XLM, kamu bisa melakukannya di <a href="https://www.bittime.com/register?cn=400001">Bittime</a>. Dengan beragam pilihan aset, tampilan antarmuka yang ramah pengguna, dan biaya penarikan murah, kamu bisa trading crypto dengan mudah dan nyaman. <br/>

China's expansionary fiscal policy, expectations of declining exports
Amid the impacts of "de-globalization", declining exports may become a long-term trend for China's economy. On the supply side, it is imperative forChina’s production model to rapidly transition from supplying mid- to low-end industrial goods for the global market to providing products and services in related fields such as people's livelihood and technological innovation for the domestic market. On the demand side, boosting domestic demand to compensate for the decline in external demand has become an essential option for stabilizing economic growth.

China's leadership holds symposium to solicit advice on economic work
China's leadership holds symposium to solicit advice on economic work

Babylon: Revolutionizing Bitcoin’s Role in Securing Proof-of-Stake (PoS) Blockchains
Babylon is a groundbreaking project aimed at reshaping the utility of Bitcoin (BTC) by enabling its holders to enhance the security of Proof-of-Stake (PoS) blockchains while earning yield.<br/>This innovative approach allows Bitcoin to transcend its traditional role as a store of value or medium of exchange and become an active participant in the decentralized economy.<br/>What is Babylon?<br/>Babylon introduces a staking protocol that allows Bitcoin holders to secure PoS blockchains without needing to bridge, wrap, or hold their BTC in custody.<br/>By leveraging Bitcoin’s inherent strengths—its timestamping service, blockspace, and asset value—Babylon unlocks new possibilities for integrating Bitcoin into decentralized finance (DeFi).<br/>This protocol is particularly impactful for PoS ecosystems like Cosmos, Polygon, and Bitcoin Layer 2s, offering enhanced economic security and scalability. By doing so, Babylon positions Bitcoin as a critical asset for securing the broader blockchain ecosystem.<br/>How Does Babylon Work?<br/><a href="https://support.bitrue.com/hc/en-001/articles/40860143775769-How-Does-the-Babylon-Protocol-Work">Babylon has several main components</a>, here is a detailed explanation that you can study in more depth.<br/>1. Bitcoin Staking Protocol<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/3dc0adcf-4642-44ac-a60e-1f4f7672d400/public" alt="Source: Babylon"/>Babylon’s staking protocol allows Bitcoin holders to stake their BTC directly to secure PoS chains, app chains, and dApps. Unlike traditional staking, Babylon’s approach does not require Bitcoin to be bridged or held by third parties, significantly reducing risks.<br/><b>- Security: </b>Staked BTC remains safe and withdrawable, provided participants act in good faith. The protocol also ensures prompt unbonding of staked assets using the Bitcoin timestamping protocol, eliminating delays and social consensus dependencies.<br/><b>- Compatibility:</b> Designed as a modular plug-in, the protocol integrates seamlessly with various PoS chains, making it a versatile solution for enhancing blockchain security.<br/>2. Bitcoin Timestamping Protocol<br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/63562bc2-d4fa-4f19-cd37-82dcee59d500/public" alt="Source: Babylon"/>This protocol timestamps blockchain events onto the Bitcoin network, borrowing Bitcoin’s robust security features to enhance PoS network integrity.<br/><b>- Long-range Attack Prevention: </b>By tying PoS blockchain data to immutable Bitcoin timestamps, Babylon protects against malicious forks and chain manipulation.<br/><b>- Efficiency: </b>It supports fast stake unbonding, reduces security costs, and facilitates cross-chain synchronization without social consensus.<br/>3. Bitcoin Data Availability Protocol<br/>This protocol uses Bitcoin’s blockspace to provide a censorship-resistant layer for PoS chains, ensuring critical data remains accessible and secure. It enhances blockchain reliability, making Babylon an invaluable tool for decentralized applications.<br/>Key Benefits of Babylon<br/>1. Expanding Bitcoin’s Utility<br/>Babylon transforms Bitcoin from a passive store of value into an active financial tool. <a href="https://support.bitrue.com/hc/en-001/articles/40854522008729-Can-Bitcoin-Give-You-YIELD-on-Babylon-A-Quick-Explanation-of-How-Babylon-Works">BTC holders can now earn rewards</a> while contributing to the security of PoS networks.<br/>2. Strengthening PoS Blockchain Security<br/>Babylon leverages Bitcoin’s Proof-of-Work (PoW) security to enhance the resilience of PoS chains against attacks, particularly in their early stages of development.<br/>3. Increasing Capital Efficiency<br/>The protocol enables BTC holders to stake their assets without compromising liquidity, thereby increasing the capital efficiency of Bitcoin within the DeFi ecosystem.<br/>4. Fast and Flexible Unbonding<br/>Unlike traditional staking systems, Babylon offers a swift unbonding process, ensuring users can access their funds promptly while maintaining flexibility.<br/>Funding and Partnerships<br/>Babylon’s vision is supported by a robust team, including co-founders David Tse and Fisher Yu, alongside expert advisors. The project has garnered significant funding, raising over $18 million in December 2023 from leading investors such as Polychain Capital, OKX Ventures, and Polygon Ventures.<br/>Babylon’s growing ecosystem boasts partnerships with Lombard, Akash Network, Binance Web3 Wallet, Injective (INJ), and others, further solidifying its market position and expanding its integration potential.<br/>Implications for the Blockchain Ecosystem<br/>1. For Bitcoin Holders<br/>Babylon offers a secure, self-directed custodian mechanism for staking BTC, providing a passive income stream while maintaining control over their assets. This setup eliminates the risks associated with third-party custody, making staking accessible and safe.<br/>2. For PoS Networks<br/>Babylon’s protocols address critical challenges like long-range attacks and data availability, ensuring PoS networks remain secure and efficient. This is particularly beneficial for new chains, which often face security vulnerabilities during their early stages.<br/>3. For Decentralized Finance<br/>By integrating Bitcoin into PoS networks, Babylon enhances cross-chain interoperability and opens new avenues for Bitcoin’s role in the decentralized economy.<br/>Conclusion<br/>Babylon represents a paradigm shift in blockchain security and Bitcoin utility. Its innovative protocols enable Bitcoin holders to actively participate in securing PoS ecosystems while earning rewards.<br/>By bridging Bitcoin’s PoW strengths with PoS flexibility, Babylon is poised to redefine the decentralized economy, fostering greater security, efficiency, and interconnectedness across blockchains.<br/>As the blockchain space continues to evolve, Babylon stands out as a pioneer, unlocking Bitcoin’s potential to safeguard the decentralized future.<br/>For additional information, if you want to stake Babylon, you can join the campaign that is being held by Bitrue. You can get dual rewards by <a href="https://www.bitrue.com/babylon-bitcoin-staking?cn=310495">earning Babylon points while getting 2.3% APR on your BTC</a>. <br/>

China's Nov. CPI up, PPI decline narrows in November
China's consumer price index (CPI) was up 0.2 percent year on year in November, and producer price index (PPI) went down 2.5 percent, the National Bureau of Statistics said Monday.

UEM Edgenta and Fire & Rescue Department of Malaysia Join Forces to Establish Mutual Disaster Relief Team
UEM Edgenta Berhad (UEM Edgenta), a leading Asset Management and Infrastructure Solutions company in the region, has formalized a landmark Memorandum of Understanding (MOU) with the Fire and Rescue Department of Malaysia (JBPM) to establish a Mutual Disaster Relief Team. This strategic collaboration seeks to elevate disaster preparedness, enhance emergency response capabilities, and strengthen recovery efforts across the nation, marking a significant step in fostering safer and more resilient communities.<br/>The MOU signing ceremony, hosted by UEM Edgenta, was attended by YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of JBPM, Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta and Andrew Raj Varatharaju, Head of Operational Excellence & Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) at UEM Edgenta. This collaboration reflects a shared commitment to leveraging expertise and resources to enhance disaster management frameworks and deliver impactful, community-focused solutions. The signing of documents was carried out by YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad and Razman Ismail, symbolizing the formalization of this strategic partnership. The MOU underscores both parties’ dedication to strengthening disaster management initiatives and promoting community resilience.<br/>Syahrunizam Samsudin, Managing Director/Chief Executive Officer of UEM Edgenta, stated, “At UEM Edgenta, safety and preparedness are at the core of our operations, driving us to continuously innovate and collaborate for the greater good. This partnership with JBPM exemplifies our commitment to enhancing disaster management capabilities in Malaysia. By leveraging shared expertise and facilities, such as our training centers in Petaling Jaya and Bukit Beruntung, Selangor, we aim to optimize resources and improve operational efficiency. Together, we strive not only to protect vital infrastructure but also to build a safer, more resilient Malaysia for future generations.” <br/>“This MoU marks a significant milestone in our collective mission to strengthen disaster preparedness on a national scale. Effective disaster management relies on the seamless collaboration between public and private sectors, and our partnership with JBPM embodies the transformative potential of <br/>such synergy. By combining JBPM’s unparalleled expertise in emergency response with UEM Edgenta’s capabilities in critical infrastructure management and operational excellence, we are <br/>confident in our ability to create a tangible impact. Together, we aim to enhance response times, optimize resource coordination, and, most importantly, protect lives, properties, and communities across Malaysia in times of crisis,” he added<br/>Also sharing his thoughts on the private sector’s role in supporting national initiatives, YAS Dato’ Ts. Nor Hisham shared, “JBPM plays a very important role in maintaining public safety and reducing disaster risks. In this era of increasingly advanced technology, the challenges faced by the fire department are also increasingly complex. Therefore, support and cooperation from all parties, including the private sector, are needed to ensure that we are always prepared to face any emergency situation more efficiently and effectively.”<br/>“JBPM sees opportunities through this MOU, where the cooperation between JBPM and UEM Edgenta can provide great benefits and positive impacts in many aspects, especially the improvement of firefighting operational capabilities through the sharing of expertise, innovation and implementation of new technologies and joint training programs,” he added.<br/>The partnership will involve volunteers from Edgenta Infrastructure Services (EIS) working closely with JBPM to enhance disaster response capabilities. Under this initiative, EIS volunteers will undergo rigorous training provided by JBPM, equipping them to support disaster relief efforts. The programme will focus exclusively on West Malaysia, with volunteers prepared to assist in managing natural disasters in areas where UEM Edgenta operates.<br/>The MOU highlights several critical areas, including joint training programmes, workshops, and simulations designed to strengthen technical expertise for disaster response. Both organisations will also collaborate on community engagement initiatives, such as awareness campaigns aimed at educating the public on disaster preparedness and emergency protocols. Additionally, the partnership will include the organisation and participation in emergency drills, fire simulations, and technical courses related to UEM Edgenta’s operations, with a particular focus on rescue efforts during natural disasters and emergencies.<br/>UEM Edgenta Berhad is committed to enhancing disaster preparedness through its expertise in asset management, risk assessment, and crisis response. The Mutual Disaster Relief Team unites private sector innovation with public sector emergency response, strengthening Malaysia’s disaster resilience. This collaboration reflects UEM Edgenta’s dedication to safeguarding communities and building a stronger, more prepared nation.<br/>For further information on UEM Edgenta, log on to <a href="https://www.uemedgenta.com">https://www.uemedgenta.com</a>. <br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/2fa3ccaa-28cf-499c-cd99-769c1c315f00/public" alt="YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of JBPM (center), Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta (eighth from left) and Andrew Raj Varatharaju, Head of Operational Excellence & Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) of UEM Edgenta (eighth from right) together with leaders from both UEM Edgenta and JBPM."/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/eaa67739-6c0a-43d4-c1ec-81f27f457d00/public" alt="YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of Fire and Rescue Department of Malaysia (JBPM) (left) and Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta at the recent MOU signing between UEM Edgenta and JBPM for the establishment of a ‘Mutual Disaster Relief Team’."/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/c6e846c7-b956-441f-7394-d31e75857600/public" alt="YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of Fire and Rescue Department of Malaysia (JBPM) (left) and Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta inking the MOU between UEM Edgenta and JBPM for the establishment of a ‘Mutual Disaster Relief Team’."/>

UEM Edgenta and Fire & Rescue Department of Malaysia Join Forces to Establish Mutual Disaster Relief Team
UEM Edgenta Berhad (UEM Edgenta), a leading Asset Management and Infrastructure Solutions company in the region, has formalized a landmark Memorandum of Understanding (MOU) with the Fire and Rescue Department of Malaysia (JBPM) to establish a Mutual Disaster Relief Team. This strategic collaboration seeks to elevate disaster preparedness, enhance emergency response capabilities, and strengthen recovery efforts across the nation, marking a significant step in fostering safer and more resilient communities.<br/>The MOU signing ceremony, hosted by UEM Edgenta, was attended by YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of JBPM, Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta and Andrew Raj Varatharaju, Head of Operational Excellence & Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) at UEM Edgenta. This collaboration reflects a shared commitment to leveraging expertise and resources to enhance disaster management frameworks and deliver impactful, community-focused solutions. The signing of documents was carried out by YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad and Razman Ismail, symbolizing the formalization of this strategic partnership. The MOU underscores both parties’ dedication to strengthening disaster management initiatives and promoting community resilience.<br/>Syahrunizam Samsudin, Managing Director/Chief Executive Officer of UEM Edgenta, stated, “At UEM Edgenta, safety and preparedness are at the core of our operations, driving us to continuously innovate and collaborate for the greater good. This partnership with JBPM exemplifies our commitment to enhancing disaster management capabilities in Malaysia. By leveraging shared expertise and facilities, such as our training centers in Petaling Jaya and Bukit Beruntung, Selangor, we aim to optimize resources and improve operational efficiency. Together, we strive not only to protect vital infrastructure but also to build a safer, more resilient Malaysia for future generations.” <br/>“This MoU marks a significant milestone in our collective mission to strengthen disaster preparedness on a national scale. Effective disaster management relies on the seamless collaboration between public and private sectors, and our partnership with JBPM embodies the transformative potential of <br/>such synergy. By combining JBPM’s unparalleled expertise in emergency response with UEM Edgenta’s capabilities in critical infrastructure management and operational excellence, we are <br/>confident in our ability to create a tangible impact. Together, we aim to enhance response times, optimize resource coordination, and, most importantly, protect lives, properties, and communities across Malaysia in times of crisis,” he added<br/>Also sharing his thoughts on the private sector’s role in supporting national initiatives, YAS Dato’ Ts. Nor Hisham shared, “JBPM plays a very important role in maintaining public safety and reducing disaster risks. In this era of increasingly advanced technology, the challenges faced by the fire department are also increasingly complex. Therefore, support and cooperation from all parties, including the private sector, are needed to ensure that we are always prepared to face any emergency situation more efficiently and effectively.”<br/>“JBPM sees opportunities through this MOU, where the cooperation between JBPM and UEM Edgenta can provide great benefits and positive impacts in many aspects, especially the improvement of firefighting operational capabilities through the sharing of expertise, innovation and implementation of new technologies and joint training programs,” he added.<br/>The partnership will involve volunteers from Edgenta Infrastructure Services (EIS) working closely with JBPM to enhance disaster response capabilities. Under this initiative, EIS volunteers will undergo rigorous training provided by JBPM, equipping them to support disaster relief efforts. The programme will focus exclusively on West Malaysia, with volunteers prepared to assist in managing natural disasters in areas where UEM Edgenta operates.<br/>The MOU highlights several critical areas, including joint training programmes, workshops, and simulations designed to strengthen technical expertise for disaster response. Both organisations will also collaborate on community engagement initiatives, such as awareness campaigns aimed at educating the public on disaster preparedness and emergency protocols. Additionally, the partnership will include the organisation and participation in emergency drills, fire simulations, and technical courses related to UEM Edgenta’s operations, with a particular focus on rescue efforts during natural disasters and emergencies.<br/>UEM Edgenta Berhad is committed to enhancing disaster preparedness through its expertise in asset management, risk assessment, and crisis response. The Mutual Disaster Relief Team unites private sector innovation with public sector emergency response, strengthening Malaysia’s disaster resilience. This collaboration reflects UEM Edgenta’s dedication to safeguarding communities and building a stronger, more prepared nation.<br/>For further information on UEM Edgenta, log on to <a href="https://www.uemedgenta.com">https://www.uemedgenta.com</a>. <br/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/2fa3ccaa-28cf-499c-cd99-769c1c315f00/public" alt="YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of JBPM (center), Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta (eighth from left) and Andrew Raj Varatharaju, Head of Operational Excellence & Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) of UEM Edgenta (eighth from right) together with leaders from both UEM Edgenta and JBPM."/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/eaa67739-6c0a-43d4-c1ec-81f27f457d00/public" alt="YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of Fire and Rescue Department of Malaysia (JBPM) (left) and Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta at the recent MOU signing between UEM Edgenta and JBPM for the establishment of a ‘Mutual Disaster Relief Team’."/><img style="max-width:100%;height:auto;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/c6e846c7-b956-441f-7394-d31e75857600/public" alt="YAS Dato’ Ts. Nor Hisham Mohammad, Director General of Fire and Rescue Department of Malaysia (JBPM) (left) and Razman Ismail, Chief People Officer of UEM Edgenta inking the MOU between UEM Edgenta and JBPM for the establishment of a ‘Mutual Disaster Relief Team’."/>


